Terima Kasih Coach Indra Sjafrie

Coach Indra Sjafrie dan Cak Nun

Pada akhirnya terdengar juga statement bahwa Coach Indra Sjafrie dilengserkan dari Timnas U-19, tentu saja tidak begitu kaget karena pada tanggal 17 Oktober 2014 kemarin beliau hadir bersama Jama’ah Maiyah Nusantara di acara Mocopat Syafaat. Dalam kepasrahan wajah beliau tersimpan begitu banyak makna, namun aku yakin bahwa ini merupakan titik balik sepak bola Indonesia. Pada saat organisasi sepak bola memang sangat kacau, karena di dalamnya berisi serigala-serigala kapitalis yang rela menjual harga diri bangsa demi kepingan receh di meja judi para bandar. Di saat lain berdiri seorang pelatih andap asor yang benar-benar bekerja tanpa pamrih untuk sepak bola yang berani menentang arus dengan sistem politisasi sepak bola yang bobrok itu.

Namun saya teringat akan kultwit dari akun twitter : @footballnesia , diantara kultwit tersebut silakan disimak,

Suka tidak suka, Indra Syafri adalah pengganggu bagi PSSI yang sekarang. PSSI pd dasarnya ingin lengserkan IS & gantikan dg yg lain. Disini akan dibahas termasuk apa saja langkah yang akan dilakukan PSSI bersama penjahat-penjahat & mafia yang bermain disana. Sesuai janji kami sebelumnya, kami akan sedikit kultwit tentang rencana-rencana busuk PSSI ke depan, terutama soal timnas U19 yg sdg hangat. Sebagamana diketahui sebelumnya, PSSI kini telah berisi orang2 & mafia2 eks orang2 jaman nurdin halid yang bangkit dari kubur.Hehe..

1. Eng ing eng …sblm muncul euphoria U-19 belakangan ini, Indra Syafri adalah target utama org yg harus dipecat wkt mafia2 kuasai PSSI
2. padahal waktu itu ketika msh mjd timnas U-17, tim ini 2x juara HKFA Youth Cup di Hongkong dgn pemain andalan Sabeq Fahmi asal Jember
3. Sabeq inilah yg berhasil cetak lebih dari 7 gol dalam 1 pertandingan ketika Indonesia bantai Pakistan 25-0 th 2012 lalu.
4. Waktu itu kami ikut dlm sebuah tim utk brgkt ke HK dukung U-17, hasilnya memuaskan. Guam kalah 17-0, tuan rumah kalah 3-0.
5. Namun setelah mafia-mafia era Nurdin Halid kembali kuasai PSSI, ditambah lagi La Nyalla yg tiba2 jd ketua BTN semuanya mencoba diubah .
6. Langkah pertama La Nyalla ketika itu adalah: 1) kembalikan Alfred Riedl, 2) Pecat Indra Syafri & gantikan dg Yeyen/Mundari Karya/Sutan Harhara.
7. Kami prnh kultwit tentang rencana pengembalian Alfred riedl dan pemecatan Syafri utk digantikan Mundari Karya/Sutan Harhara, cek favorit!
8. Alfred Riedl berhasil dikembalikan ke PSSI stlh JFT dipecat (krn memang sdh tersetting), kemudian PSSI & BTN mulai goyang Syafri
9. Jika kita ikuti perkembangan bola nasional, maka akan terlihat bahwa 2013 lalu PSSI sempat memecat pelatih U-19, Indra Syafri Anwar !
10. namun pd akhirnya keputusan tsb dianulir setelah dpt cercaan dari bnyk pihak, Syafri pun diberi kelonggaran oleh La Nyalla .
11. … dengan target juara AFF di Sidoarjo. Kalau tidak juara, maka pemecatan di ambang mata, hehehehehe .
12. Kami sempat melihat bhw PSSI sdh siapkan Mundari Karya-Sutan Harhara utk jd pelatih U-19 jika ga juara AFF lalu utk gantikan Syafri
13. Dan pemain-pemain titipan dari SAD, Villa2000,d an CS Vise sudah antre utk masuk tim bayangan U-19 asuhan Mundari Karya & Sutan Harhara
14. Tetapi akhirnya U-19 juara di Sidoarjo, La Nyalla pusing ditekan pihak mafia2 di PSSI di bawah Nirwan utk pecat Syafri
15. mengapa Syafri begitu dibenci? Karena Syafri adalah produk bekas LPI yang sangat dibenci para mafia, krn habiskan duit NDB utk 2014 hehe
16. Tiba2 sj PSSI melunak dgn kontrak Syafri & dgn iming2 gaji besar. Padahal di belakang itu nantinya ada yg bakal memberatkan Syafri
17. Rencana berubah total, Mundari Karya terpaksa turun latih timnas U-17 dan Sutan Harhara di U-14. Hasilnya? Hancuuuuurrr …hehhee
18. Timnas U-14 babak belur di turnamen internasional, timnas U-17 juga sama. Parahnya, sdh diundang turnamen di HK ga ikut hehe
19. Efek sampingnya bagi Syafri, bbrp pemain titipan SAD seakan ‘wajib’ masuk di U-19 utk fase berikutnya. Kemudian disusunlah sebuah tur ..
20. .. yang bernama tur nusantara. Misinya jelas bukan hiburan utk rakyat, melainkan eksploitasi agar performa menurun & kacau
21. Parahnya, tur nusantara malah jadi 3 season macam sinetron. Pemain lelah, bosan, ingin pulang ke rumah tapi sulit …
22. inilah kenapa kemudian Syafri menjadi berubah arah, mulai masuk angin dan tak seleksi tim dgn benar. Gavin & Sabeq tak masuk tim !
23. Pesanan demi pesanan berlanjut, pemain tak kapabel masuk tim. Pemain kualitas yg blm dikenal media tak dipanggil
24. Puncaknya adalah tim benar-benar dieksploitasi utk kepentingan PSSI terutama Nirwan & La Nyalla. Mulai umroh sampai kampanye capres
25. Terlebih La Nyalla adalah salah satu tim sukses capres tersebut, ga heran kalau tim dieksploitasi besar-besaran, hehehe …
26. Kemudian La Nyalla bikin berita bahwa U19 akan bermain di COTIF. Namun di balik itu sebenarnya mereka blm didaftarkan BTN hehehe …
27. Tim U19 baru didaftarkan ke COTIF seminggu sebelum deadline daftar pemain, tetapi jgn salah. yg didaftarkan tanpa nama pemain …hehe
28. Mengapa? Karena mmg pd dasarnya PSSI masih berhitung keuntungan DUIT kalau U19 ikut COTIF dan hasilnya kalahan, ga bias eksploitasi lg
29. Selain itu, ternyata duit dari hasil tur nusantara belum memenuhi ekspektasi PSSI & BTN karena banyak jebol. Di Surabaya aja GRATIS hehe
30. Maka kemudian La Nyalla, Roberto Rouw, dkk adakan rapat tertutup utk bahas U19 yg harus tetap jadi mesin duit PSSI di sebuah hotel …
31. Kebetulan dlm waktu dekat PSSI diundang utk ikuti Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei. Diputuskanlah bhw U19 ikut HBT dgn korbankan COTIF
32. LNM dkk beranggapan bhw dgn ikut HBT, U19 bias dipakai ‘jualan’ lagi mengingat kas Bakrie menipis pasca pilpres
33. Di lain tempat, mental U19 hancur krn pd dasarnya mereka sdh berlatih & ingin ke Spanyol, tapi dibatalkan sepihak oleh PSSI & BTN
34. Maka tdk heran jika mainnya ogah-ogahan dan tak berniat menang, karena pada dasarnya mimpi mereka (kembali) dibunuh PSSI !
35. Nah, bagaimana langkah selanjutnya? Target U19 adalah di Piala Asia, disana pula dipertaruhkan nasib mereka …
36. Di Myanmar nanti, dipertaruhkan pula nasib Syafri dan pemain2 U19…apakah mereka tetap bertahan atau diganti Mundari & anak2 SAD hehe
37. Apalagi tahun depan adalah bursa ketua umum PSSI, dan mafia-mafia sudah 90% mencalonkan Joko Driyono sbg calon ketum, waduh!hehe …
38. Karena pada dasarnya Yeyen Tumena, Mundari Karya, Sutan Harhara, dan Benny Dollo sdh menunggu kesempatan utk latih U19 & masukkan SAD.
39. Demikian kultwit singkat pagi yang cerah ini, selamat pagi dan MERDEKA !!!

Itulah kultwit dari akun @Footballnesia yang mengungkap beberapa tabir yang dapat disingkap di dalamnya. Untuk terakhir kalinya saya hanya ingin mengucap, “Terima kasih Coach Indra, anda adalah fajar & kebangkitan, cahaya & penerangan, contoh & kerja keras, hiburan dan teladan! Terima kasih Coach Indra telah menanam kebanggaan Indonesia di U19 dengan memainkan gaya Indonesia, tidak berkiblat manapun! Dan no naturalisasi!”.

Leave a Reply